World Diabetes Day

Hidup ini manis. Tapi terlalu manis juga tidak baik. Diabetes Melitus mengancam. Kenali 10 gejala diabetes melitus. Cegah dengan konsumsi makanan sehat dan olahraga teratur. :)

NU-santara KMNU Nasional

Pengalamanku ke Bogor bersama keluarga Nahdlatul Ulama dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia

Photography

Siput ^^

Perawat Cantik dan Ganteng

Mendidik dengan hati bekerja dengan cinta. Salam Holistik! :)

Happiness

Keep your smile. :)

Minggu, 15 November 2015

AROMATERAPI UNTUK MENGURANGI KECEMASAN PADA LANSIA


PENUGASAN KELOMPOK
PAPPER
AROMATERAPI UNTUK MENGURANGI KECEMASAN
Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Kebutuhan Harga Diri


Disusun Oleh:
Kelompok 3: A14.2

ENDANG SUSILOWATI
22020114120053
MAFTUKHATUN NI'MAH
22020114120063
KUNITA WURAGIL
22020114120055
ATIK NAILA HAQQI S.
22020114120051
SINTA SAWAKI
22020114120070
CHINDY PERMATA SARI
22020114120023
DWI RATNAWATI
22020114120032





 



PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN
JURUSAN KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS DIPONEGORO
2015


Aromaterapi Lavender untuk Mengurangi Kecemasan dalam Memperbaiki Kualitas Tidur pada Lansia

A.  Lansia
Pertambahan umur pada individu merupakan suatu proses yang fisiologi yang akan terjadi pada setiap manusia, pada proses penuaan seseorang akan mengalami berbagai masalah tersendiri baik secara fisik, mental, maupun sosioekonomi. Gangguan tidur atau insomnia merupakan salah satu gangguan yang terjadi pada lansia. Gangguan tidur menyerang 50% orang yang berusia 65 tahun atau lebih yang tinggal dirumah dan 66% lansia yang tinggal di fasilitas jangka panjang. (Adiyati, 2010)
Lansia mengalami penurunan efektifitas tidur pada malam hari 70% sampai 80% dibandingkan dengan usia muda. Prosentase penderita insomnia lebih tinggi dialami oleh orang yang lebih tua, dimana 1 dari 4 pada usia 60 tahun atau lebih mengalami sulit tidur yang serius. Lansia beresiko mengalami gangguan tidur yang disebabkan oleh banyak faktor misalnya pensiunan dan perubahan pola sosial, kematian pasangan hidup atau teman dekat, kecemasan, rasa tidak nyaman, peningkatan penggunaan obatobatan, penyakit yang dialami, dan perubahan irama sirkadian. (Adiyati 2010)
Gangguan mood, ansietas, kepercayaan terhadap tidur, dan perasaan negatif merupakan indikator terjadinya insomnia. Aromaterapi merupakan salah satu terapi komplementer yang dapat digunakan untuk mengatasi insomnia. Aromaterapi memiliki efek menenangkan atau rileks untuk beberapa gangguan misalnya mengurangi kecemasan, ketegangan dan insomnia. Terapi komplementer dan Alternatif mempunyai hubungan dengan nilai praktek keperawatan, hal tersebut dimasukkan dalam kepercayaan holistik manusia yaitu keperawatan secara menyeluruh bio, psiko, sosial, spiritual, dan kultural yang tidak dipandang pada keadaan fisik saja tetapi juga memperhatikan aspek lainnya yang bertujuan untuk penekanan dalam penyembuhan, pengakuan bahwa penyedian hubungan klien sebagai partner, dan berfokus terhadap promosi kesehatan dan pencegahan penyakit. (Adiyati, 2010)
B.  Konsep Kecemasan
Kecemasan adalah respon emosional terhadap penilaian yang menggambarkan keadaan khawatir, gelisah, takut, tidak tentram disertai berbagai keluhan fisik. Keadaan tersebut dapat terjadi dalam berbagai situasi kehidupan maupun gangguan sakit. (Suprijati, 2014)
Kecemasan adalah emosi yang tidak menyenangkan yang ditandai dengan istilah-istilah seperti kekhawatiran, kepribadian, dan rasa takut yang kadang-kadang kita alami dalam tingkat yang berbeda-beda (Alqinson, 1999). Kecemasan pada lansia bisa menyebabkan terganggunya kualitas tidur.
Kecemasan sangat berkaitan dengan tidak pasti dan tidak berdaya,  keaadaan emosi ini tidak mwemiliki obyek yang spesifik kecemasan berbeda dengan rasa takut, yang merupakan penilaian intelektual terhadap suatu yang berbahaya (stuard dan sundeen, 1998).
Perbedaan rasa takut dan kecemasan, ketakutan adalah merasa gentar atau rasa tidak berani terhadap suatu obyek yang konkret, misalnya : takut akan harimau, polisi (kartini Krtono, 1989).
C.    Konsep Aromaterapi
Terapi aroma (Aromaterapi) adalah teknik perawatan tubuh dengan menggunakan/ memanfaatkan minyak atsiri (essential oil) yang berkhasiat; dapat dengan cara penghirupan, pengompresan, pengolesan di kulit, perendaman dan akan lebih efektif disertai dengan pijatan. Bahan yang digunakan adalah zat aktif yang diambil dari sari tumbuh tumbuhan aromatik (ekstraksi dari bunga, daun, akar, batang/ranting, buah biji dll) yang memberikan efek stimulasi atau relaksasi (Hutasoit, 2002 dalam Wahyuningsih, 2014). Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 1205/Menkes/Per/X/2004, tentang Pedoman Persyaratan kesehatan Pelayanan Sehat pakai air (SPA) mengemukakan beberapa persyaratan minyak yang dapat digunakan sebagai aromaterapi antara lain;
a)      Minyak Atsiri
Produk minyak atsiri (essential oil) yang digunakan minimal berkualitas dan atau berlabel “Therapeutical grade” dan “Natural”.
b)      Bentuk produk minyak atsiri (essential oil) yang lebih tinggi kualitasnya harus berlabel “Pure plant essential oil”.
c)      Minyak atsiri yang berkualitas dan atau berlabel “Fragrance oil” dan “Parfume oil” sama sekali tidak boleh digunakan pada perawatan terapi aroma.
d)     Pada kemasan harus ada informasi tentang nama latin Tanaman asal, cara pengolahan dan konsentrasi minyak esensial atau untuk produk import tercantum peraturan CIHP2 tahun 1994 (Chemical Hazard Information and Packaging for Supply) dengan memuat nama dan lokasi supplier, identifikasi produk, komposisi kandungan, untuk perlindungan konsumen dari akibat negatif bahaya penggunaan bahan kimia.
e)      Tidak dibolehkan/dilarang menggunakan minyak atsiri bukan dari hasil sulingan (steamdistilasi) dan hasil Rekonstruksi atau RCO/Reconstructed Oil (minyak ini khusus untuk produk minyak wangi), berhubung minyak atsiri jenis RCO telah ditambah atau dikurangi unsur aslinya di laboratorium guna penyesuaian bagi pengunaan dalam industri makanan dan wewangian
f)       Wadah minyak atsiri harus terbuat dari gelas berwarna gelap, dengan tutup yang rapat dan mempunyai pipet.
g)      Harus disimpan ditempat yang sejuk dan kering (kelembaban kecil), tidak terkena sinar matahari langsung dan aman dari jangkauan anak-anak. Untuk stock/persediaan harus terisi penuh dan tertutup rapat.
h)      Bahan penutup kemasan harus tahan terhadap minyak atsiri. Tidak menggunakan plastik atau logam sebab minyak atsiri dapat melarutkan plastik dan menyebabkan karat dan harus berwarna gelap dan tidak dari gabus (dengan sil).
(Suprijati, 2014)
Jenis aroma terapi dan manfaatnya:
            Aroma terapi memiliki beberapa keuntungan sebagai tindakan suppotive beberapa keuntungan dari penggunaan aroma terapi berdasarkan jenisnya yaitu :
Lavender

Lavender merupakan bunga yang berwarna lembayung muda, memiliki bau yang khas dan lembut sehingga dapat membuat seseorang menjadi rileks ketika menghirup aroma lavender, lavender banyak dibudidayakan diberbagai penjuru dunia. Sari minyak bunga lavender diambil dari bagian pucuk bunganya (Hutasoit 2002 dalam Wahyuningsih, 2014).
Minyak lavender diperoleh dengan cara distilasi bunga. Komponen kimia utama yang dikandungnya adalah lianil asetat, linalool. Minyak lavender digunakan secara luas dalam aroma terapi. Aroma lavender dapat meningkatkan gelombang-gelombang alfa didalam otak dan gelombang inilah yang membantu untuk menciptakan keaadan yang rileks (Maifrisco, 2008 dalam Wahyuningsih 2014).
Lavender mempunyai banyak manfaat yaitu, sebagai pencegah infeksi menunjukan efek sebagai anti sepsis, antibioti, anti jamur. Minyak esensial lavender banyak digunakan untuk mengobati insomnia, kualitas tidur, dan memperbaiki tidur pasien di rumah sakit yang cukup lama, serta mengurangi kebutuhan obat penenang di malam hari. Minyak essensial lavender bisa mengurangi kecemasan. Pemijatan dengan menggunakan lavender menunjukkan mengurangi tingkat kecemasan pada pasien intensif, dan menurunkan kecemasan pada pasien yang akan cuci darah (hemodialisa). Karena manfaat tersebutlah aromaterapi dengan lavender ini baik digunakan untuk mengurangi kecemasan lansia dalam memperbaiki kualitas tidur.
Lavender yang digunakan melalui inhalasi dapat bermanfat untuk mengurangi kecemasan pada pasien yang mengalami dialisis, meningkatkan kenyamanan tidur, meningkatkan kecermatan dalam berhitung, dan menurunkan agitasi pasien dengan dimensia. Lavender dapat memberikan ketenangan, keseimbangan, rasa nyaman, rasa keterbukaan dan keyakinan. Di samping itu lavender juga dapat mengurangi rasa tertekan, stres, rasa sakit, emosi yang tidak seimbang, historia, rasa frustasi, dan kepanikan. Lavender dapat bermanfaat untuk mengurangi rasa nyeri, dan dapat memberikan relaksasi (Hutasoit, 2002 dalam Wahyuningsih, 2014)
Indra penciuman memiliki peran yang sangat penting dalam kemampuan kita untuk bertahan hidup dan meningkatkan kualitas hidup kita. Dalam sehari kita bisa mencium lebih kurang 23.040 kali. Bau-bauan dapat memberikan peringatan pada kita akan adanya bahaya dan juga dapat memberikan efek menenangkan (relaksasi). Tubuh dikatakan dalam keadaan relaksasi adalah apabila otot-otot di tubuh kita dalam keadaan tidak tegang. Keadaan relaksasi dapat dicapai dengan menurunkan tingkat stres, baik stres fisik maupun psikis, serta siklus tidur yang cukup dan teratur. Minyak lavender dengan kandungan linalool-nya adalah salah satu minyak aromaterapi yang banyak digunakan saat ini, baik secara inhalasi (dihirup) ataupun dengan teknik pemijatan pada kulit. Aromaterapi yang digunakan melalui cara inhalasi atau dihirup akan masuk ke sistem limbic dimana nantinya aroma akan diproses sehingga kita dapat mencium baunya. Pada saat kita menghirup suatu aroma, komponen kimianya akan masuk ke bulbus olfactory, kemudian ke limbic sistem pada otak. Limbic adalah struktur bagian dalam dari otak yang berbentuk seperti cincin yang terletak di bawah cortex cerebral. Tersusun ke dalam 53 daerah dan 35 saluran atau tractus yang berhubungan dengannya, termasuk amygdala dan hipocampus. Sistem limbic sebagai pusat nyeri, senang, marah, takut, depresi, dan berbagai emosi lainnya. Sistem limbic menerima semua informasi dari sistem pendengaran, sistem penglihatan, dan sistem penciuman. Sistem ini juga dapat mengontrol dan mengatur suhu tubuh, rasa lapar, dan haus. Amygdala sebagai bagian dari sistem limbic bertanggung jawab atas respon emosi kita terhadap aroma. Hipocampus bertanggung jawab atas memori dan pengenalan terhadap bau juga tempat dimana bahan kimia pada aromaterapi merangsang gudang-gudang penyimpanan memori otak kita terhadap pengenalan baubauan. (Dewi, 2013)
Minyak lavender adalah salah satu aromaterapi yang terkenal memiliki efek menenangkan. Menurut penelitian yang dilakukan terhadap tikus, minyak lavender memiliki efek sedasi yang cukup baik dan dapat menurunkan aktivitas motorik mencapai 78%11, sehingga sering digunakan untuk manajemen stres. Beberapa tetes minyak lavender dapat membantu menanggulangi insomnia, memperbaiki mood seseorang, dan memberikan efek relaksasi. (Dewi, 2013)
Penelitian lain yang dilakukan terhadap manusia mengenai efek aromaterapi lavender untuk relaksasi, kecemasan, mood, dan kewaspadaan pada aktivitas EEG (Electro Enchepalo Gram) menunjukkan terjadinya penurunan kecemasan, perbaikan mood, dan terjadi peningkatan kekuatan gelombang alpha dan beta pada EEG yang menunjukkan peningkatan relaksasi. Didapatkan pula hasil yaitu terjadi peningkatan secara signifikan dari kekuatan gelombang alpha di daerah frontal, yang menunjukkan terjadinya peningkatan rasa kantuk. (Dewi, 2013)
Berbagai penelitian sudah membuktikan manfaat ganda dari minyak aroma. Penelitian medis pada tahun belakangan telah mengungkapkan kenyataan bahwa bau yang terhirup memiliki dampak signifikan terhadap perasaan. Baubauan berpengaruh secara langsung terhadap otak. Penelitian sebelumnya juga menyatakan bahwa ada perubahan tingkat kecemasan setelah diberi aromaterapi. Menghirup lavender meningkatkan frekuensi gelombang alfa dan keadaan ini diasosiasikan dengan bersantai (relaksasi). Selain itu lavender juga berguna untuk menenangkan rasa nyaman, keterbukaan, keyakinan, cinta kasih, mengurangi sakit kepala, stres, frustasi, mengobati kepanikan, mereda histeria, serta mengobati insomnia.
Lavender juga membantu penyembuhan depresi, gelisah, susah tidur dan sakit kepala. Penelitian ini ditujukan untuk mengkaji efek penggunaan aromaterapi Lavender pada Lansia yang mengalami gangguan tidur. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi dasar dalam mengembangkan manajemen gangguan tidur yang bersifat jangka panjang.
D.    Cara penggunaan aromaterapi
Aroma terapi dapat dilakukan dengan berbagai cara yaitu melalui :
a.       Inhalasi
Aromaterapi yang digunakan melalui inhalasi caranya ialah minyak aromaterapi ditempatkan diatas peralatan listrik, dimana peralatan listrik ini sebagai alat penguap. Peralatan listrik harus dicek oleh petugas sebelum digunakan demi keamanan pasien. Kemudian dilakukan penambahan 2 -5 tetes minyak aroma terapi dalam vaporiser dengan 20 ml air untuk dapat menghasilkan uap air. Minyak yang umum digunakan adalah peppermint untuk mual lavender untuk relaksasi rose baik digunakan dalam suasana sedih, floral citrus  dapat memberikan kesegaran (department of health). Dalam menggunakan aroma terapi secara inhalasi dapat dicampur dengan air, dengan komposisi 4 tetes aromaterapi untuk 20 ml air, sehingga dapat menghasilkan aroma yang segar (Kohatsu 2008 dalam Wahyuningsih, 2014).
Pemakaian aroma terapi dapat menggunakan anglo pemanas agaer mendapatkan uap dari aroma terapi sehingga tercium aroma yang wangi dan dapat menimbulkan efek relaksasi serta dapat menyegarkan pikiran. Caranya adalah menyalakan lilin yang berada dibawah mangkuk. Isi mangkuk dengan air, diamkan hingga panas, setelah itu tuangkan 8 tetes dari 3 pilihan kombinasi isensial oil kedam mangkuk yang berisi air hangat itu tadi. Aroma terapi dapat dihirup secara langsung, caranya dengan mencampur 3-5 tetes kedalam mangkuk  steinlistell atau kaca yang berisikan air panas. Tutup wajah da kepala dengan handuk, lalu uapnya hirup dalam-dalam. Lakukan kurang lebih 10 menit, lindungi area mata. Cara ini dapat membuat tubuh seimbang dan pikiran terasa lega karenalepas dari tekanan emosi (hutasoid 2002).
Penggunaaan melalui penyemprotan atau sprey dari minya yang telah dipilih sebanyak 100 ml denganmenggunakan botol yang memiliki alat penyemprot kemudian smprotkan pada tubuh sebagai penyagar ( MacKinnun 2004 ).
b.      Pijat
Teknik pijat adalah yang paling umum. Melalui pemijatan, daya penyembuhan yang dikandung minyak essensial bisa menembus melalui kulit dan dibawa ke dalam tubuh, mempengaruhi jaringan internal dan organ organ tubuh. Karenan minyak essensial sangat berbahaya bila diaplikasikan langsung ke kulit dalam bentuk minyak yang murni. Minyak essensial baru bisa digunakan setelah dilarutkan dengan minyak dasar seperti, minyak zaitun, minyak kedelai, dan minyak tertentu lainnya (Departemen of Health, 2007).
Aroma terapi apabila dilakukan melalui pijat dapat dilakukan dengan langsung mengoleskan minyak aromaterapi yang telah dipilih di atas kulit. Sebelum menggunakan minyak tersebut perlu diperhatikan adanya kontra indikasi maupun adanya riwayat alergi yang dimiliki. Minyak lavender terkenal sebagai minyak pijat yang dapat memberikan relaksasi. Pijat kaki atau merendam kaki dalam panci dalam air yang sudah diberi minyak peppermint dipercaya memberikan efek meredakan (Departemen of Health, 2007)
Aroma terapi yang digunakan dengan cara pijat merupakan cara yang sangat digemari untuk menghilangkan rasa lelah pada tubuh, memperbaiki sirkulasi darah dan merangsang tubuh untuk mengeluarkan racun serta meningkatkan kesehatan pikiran. Dalam penggunaannya dibutuhkan 2 tetes essensial oil ditambah 1 ml minyak pijat (Hutasoit, 2002)
c.       Kompres
Penggunaan aromaterapi melaui kompres hanya sedikit membutuhkan minyak aromaterapi. Kompres hangat dengan menggunakan aroma minyak terapi bisa digunakan untuk menurunkan nyeri punggung dan nyeri perut. Kompres dingin yang mengandung minyak lavender digunakan pada bagian parineum saat kala kedua persalinan (Department of Health, 2007).
d.      Berendam
Cara lain dalam menggunakan aroma terapi adalah dengan menambahkan tetesan minyak esensial kedalam air hangat yang digunakan untuk berendam. Dengan cara ini efek minyak esensial akan membuat perasaan dan membuat pasien rileks, melarutkan pegal- pegal dan nyeri, juga memberi efek yang merangsang dan mengembalikan energi. Pasien akan memperoleh manfaat tambahan dari menghirup uap harum minyak esensial aromaterapi yang menguap dari air panas (Hadibroto & Alam 2006).


DAFTAR PUSTAKA
Adiyati, Sri. 2010. Pengaruh aromaterapi terhadap insomnia pada lansia Di Pstw Unit Budi Luhur Kasongan Bantul Yogyakarta. Jurnal Kebidanan, vol. II (2). Hal 21-28.
Dewi. 2013. Aromaterapi Lavender Sebagai Media Relaksasi. Diakses pada 28 Oktober 2015 dari http://download.portalgaruda.org/article.php?article=14456&val=970
Kurnia, Anggraini Dwi., Wardhani, Viera., & Rusca, Kuswantoro Tri. 2009. Lavender Aromatherapy Improve Quality of Sleep in Eldery People.  Jurnal Kedokteran Brawijaya, Vol. XXV (2). Hal 83-86
Suprijati. 2014. Efektivitas Pemberian Aromaterapi Untuk Menurunkan Kecemasan Ibu Hamil Trimester Iii Dalam Persiapan Menghadapi Persalinan Di Bidan Praktek Mandiri Suprijati Desa Bagi Kecamatan/ Kabupaten Madiun. Diakses pada 29 Oktober 2015 dari http://akbidharapanmulya.ac.id/atm/konten/editor/samples/ jurnal/file_jurnal/t_10.pdf

Wahyuningsih, Marni. 2014. Efektifitas Aromaterapi Lavender (Lavandula Angustifolia) dan Massage Effleurage terhadap Tingkat Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif pada Primigravida di BPS Utami dan Ruang Ponek RSUD Karanganyar. Diakses pada 2 November 2015 dari http://digilib.stikeskusumahusada.ac.id/files/disk1/11/01-gdl-marniwahyu-547-1-skripsi-i.pdf



Sabtu, 14 November 2015

NU-santara Bogor: My Journey to Join IT and Journalistic Training

---------This article was written to fulfill the logbook diary task in english for nursing course---------

My picture in Commuter Line (KRL) from Pasar Senen Station to Bagor Station :) 16/102015 | 21.59 WIB

With KMNU Lampung University. Take in front of AL-Hurriyah Mosque IPB 18/10/2015 | 06.42 WIB


Delagate of KMNU Undip in NU-santara IPB 18/10/2015 | 08.11 WIB



On Friday until Sunday, Oct 16-18th, 2015 I went to Bogor Agricultural Institute. I went there by the economic train with my four friends from Family of Nahdlatul Ulama's Students Diponegoro University. There were Miss Rita, Miss Siti, Miss Ela and Mr. Gemilang. Miss Rita, Miss Ela and Mr. gemilang are from Faculty of Agricultural and Animals Study and Miss Siti is student of Faculty of Science and Mathematic. We had interesting and also worst journey when we were still at the train. We went to the railway station at 1.30 pm because our train departure schedule was at 2 pm and we arrived in our train at 1.50 pm but we were surprised when our seats had been occupied by other peoples. Then we explained that it were our seats so that they canmoved to their own seats, but unfortunately they didn't move. 
Finally, with disappointed we moved to their seating and we separated each others. Miss Rita as the oldest in our journey gave us spirit and motivation that we had to willingly. Then we enjoyed our travel and didn't think again about the seats. We just thought abaut Bogor: The Rainy City in Indonesia. We also very happy because we will met our friends from 12 university and institute from Indonesia and Malaysia. There were UI, IPB, ITB, UPI, UNPAD, Unilam, UGM, UNY, UIN Sunan Kalijaga, IIUM Malaysia and many more.

It was my first experience to visit Bogor and also my first experience ride the train. :)

We are family ;) <3

Desain Kreatif :)

Hai! :)
Ini salah satu 'hobi dadakan' yang berawal dari keisenganku ngotak-ngatik aplikasi desain, dan dengan sengaja menjadikan desain sebagai hobi. Sebenarnya, kalau dibilang hobi sih tidak juga. Hal ini berawal waktu mau ngisi formulir pendaftaran suatu organisasi aku bingung mau nulis hobiku apa (ceritanya biar diterima gitu hehe), ya seadanya aja aku tulis desain yang padahal waktu itu aku belum bisa desain karena biasanya aku hanya editing foto pernah desain sekali tapi bikin anime bukan grafis. hehe. Tapi setelah benar-benar diterima otomatis  aku harus mempertanggungjawabkan hobi tersebut dan akhirnya aku belajar, belajar dan belajar. Buka tutorial, liat contoh-contoh desain, dan mencoba semua tool di photoshop dan corel. Pokoknya asal nyobain aja, toh gak rugi juga dan alhamdulillah laptopnya juga gak kenapa-kenapa meski kadang suka nge-hang sih gara-gara aplikasinya berat. hehe

Nah, ini beberapa hasil desainku, semuanya butuh proses. Butuh kreativitas, butuh ide, dan butuh kesabaran. :)

Desain ucapan hari kesehatan dunia nih, 7 April 2015. Edisi Himka Undip. Nah, dalam desain tersebut dipaparkan tentang makanan yang aman karena tema World Health Day waktu itu adalah #SaveFood: yaitu, cuci dengan bersih, pisahkan, masak dengan baik dan simpan pada suhu dingin untuk mengawetkan.

Ini adalah desain pertama kali setelah masuk Himka Undip. Coreldraw X7.

Desain ucapan buat award Himka Undip.

Yang ini masih baru hehe. Desain cover proposal sponsorship Semnas Keperawatan ^^

Selamat Hari Pendidikan Nasional edisi Himka. Jadi awalnya template pamflet himka itu yang kayak World Health Day di atas tapi karena katanya terlalu kecewekan jadi ganti ini :D

Hari Pendidikan Nasional edisi KSIK Undip. Template by: Mbak Alba

Hari Anak Sedunia edisi KSIK Undip

Hari Lingkungan Sedunia edisi Himka Undip

Ini semacam logo tapi bukan logo juga sih. Workshop Hipnoterapi KSIK 2015

Hari Kebangkitan Nasional edisi KMNU Undip

Naaahhh,, ini dia logo Seminar Nasional Keperawatan Undip. Kolaborasi dengan Khirza, dia bagian gambar dan aku bagian desain digitalnya.

Ini desain pertamaku setelah masuk kuliah. Sering lihat kakak desain jadi gaya desainnya masih niru-niru dia.

Ini Pamflet Essay Competition KSIK

Pamflet Workshop Hipnoterapi KSIK

Ucapan terima kasih buat angkatan The Rising (Keperawatan 2014) atas terselenggaranya Baksos di panti Wredha oleh kelompok Pengmas

International Nurses Day. 12 Mei 2015 edisi Himka

Ucapan terima kasih serangkaian acara IND Himka dan Civitas Akedemika Keperawatan Undip.

Closing Perawat Kecil Himka 2015: Tanamkan Hidup Sehat Sejak Dini

Foto: Departemen Dimas Himka dan Dimaskers bersama siswa-siswi SDN 1 Tembalang (7/11)
Sabtu, (07/11) Himpunan Mahasiswa Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (Himka FK Undip) melalui Departeman Pengabdian Masyarakat (Dimas) bersama Dimaskers sukses menarik antusiasme siswa-siswi kelas 4 dan 5 SD N 1 Tembalang dan SD N 2 Pedalangan Kecamatan Tembalang dalam acara Closing Perawat Kecil Himka 2015.
Acara yang diselenggarakan secara bersamaan di dua Sekolah Dasar ini merupakan penutupan dari serangkaian program kerja Perawat Kecil Departemen Dimas Himka yang sudah berlangsung keempat kalinya sejak akhir September lalu. Mengambil tema "Hidup Sehat Sejak Dini untuk Generasi yang Lebih Baik", Dimas dan Dimaskers bersama-sama mengajak siswa-siswi sekolah dasar untuk berpartisipasi dalam program Unit Kesehatan Sekolah (UKS).
Soraya Candra, selaku Ketua Departemen Dimas mengaku sangat senang bisa berbagi ilmu dan pengalaman kepada adik-adik di kedua sekolah dasar tersebut. "Setelah adik-adik kami ajarkan dan tanamkan tentang menjaga kebersihan diri dan lingkungan seperti mandi, sikat gigi, cuci tangan, buang sampah, pelatihan pertolongan pertama, dan kesiapsiagaan bencana pada tiga kali pertemuan kemarin, nah  sekarang ini sebagai penutupan program Perawat Kecil, kami mengadakan lomba-lomba untuk meningkatkan semangat dan jiwa kompetisi sekaligus apresiasi bagi mereka setelah mendapatkan ilmu tentang kesehatan,” tambahnya.
Para siswa sangat antusias mengikuti lomba-lomba mulai dari babak pertama yaitu mengerjakan soal secara individu kemudian diambil skor tertinggi untuk mengikuti babak kedua yaitu Lomba Cerdas Cermat antar tim.
Bu Tri, salah satu guru di SD N 1 Tembalang berharap selesainya program Perawat Kecil ini bukan berarti selesai juga kebiasaan hidup sehat siswa tapi justru mereka harus bisa menjadi penggerak hidup sehat bagi teman-teman maupun orang lain di sekolah, rumah dan lingkungannya. (Ni'mah, 1501 - 006)

Check on: Lembaga Pers Mahasiswa Impuls FK Undip

Senin, 05 Januari 2015

Pentingnya Belajar Ilmu Agama Secara Talaqqi


Talaqqi artinya belajar ilmu agama secara langsung kepada guru yang mempunyai kompetensi ilmu, tsiqah, dhabit dan mempunyai sanad keilmuan yang muttashil sampai ke Rasulullah Shallaahu ‘Alaihi Wa Sallam melalui para ‘Ulama ‘Aalimin ‘Aarifin.

Apa manfaat aktif di talaqqy?

1. Memiliki sanad keilmuan yang jelas

Kata Ibnul Mubarak:”Sanad merupakan bagian dari agama, kalaulah bukan karena sanad, maka pasti akan bisa berkata siapa saja yang mau dengan apa saja yang diinginkannya.”Dikatakan juga: “permisalan orang yang ingin mengetahui perkara agamanya tanpa sanad, seperti orang yang menaiki suthuh (bagian atas) sebuah rumah tanpa tangga” 

2. Mendapat ilmu dari lisan para ulama yang mumpuni di bidangnya

Syarat seseorang sukses dalam menuntut ilmu oleh para ulama disebutkan:
Berbekal potensi akal untuk diisi dengan ilmu.
Ada guru yang akan membantu membuka jalan dalam belajar.
Didukung oleh kitab-kitab yang sahih.
Memiliki kesungguhan dan kontinuitas dalam belajar.

Apabila ada komponen ini yang tidak dipenuhi, maka akan ada ketimpangan dalam belajar dan dikhawatirkan menuai kegagalan dalam belajar agama.

Sebuah pesan arab menyebutkan: ambillah ilmu dari lisan para rijal, karena mereka menghafal hal-hal terbaik yang mereka dengar. Lalu mereka sampaikan hal-hal terbaik dari apa yang mereka hafal.

Dengan demikian seorang santri akan denagn mudah dan dalam waktu pendek mendapati kucni-kunci dan filosofi ilmu.

Di dalam nasehat lain disebutkan bahwa salah satu syarat untuk sukses dalam belajar adalah:irsyaadu ustaadzin atau suhbatu ustaadzin (ada arahan dan ayoman dari seorang guru).

3. Tidak salah dalam memahami ilmu

Di dalam sebuah syair dijelaskan: Orang-orang yang mengambil ilmu dari gurunya secara lisan, akan terhindar dari kesesatan dan penyelewengan. Dan orang-orang yang mengambil ilmu dari lembaran-lembaran kertas, ilmunya di kalangan ahli ilmu dianggap tiada!

Di syair lain dijelaskan: 

Apakah engkau mengaku sebagai seorang berilmu, sementara engkau tidak membaca kitab dengan seorang syaikh yang akan menghilangkan keresahanmu? Apakah engkau mengira, bahwa otakmu akan menjelaskan hal-hal yang musykil? Tanpa ada guru yang memberitahukannya? Demi Allah otak benar-benar telah membohongi! Dan mencari ilmu tanpa guru, sama halnya dengan orang yang menghidupkan lentera tanpa memiliki minyaknya.

Ilmu agama tidak bisa dipelajari secara otodidak, karena banyak hal dalam agama yang tidak bisa dicapai oleh logika manusia, butuh keimanan. Selain itu, banyak hal dalam agama yang mesti dicontohkan pelaksanaannya, tidak bisa diandai-andaikan atau dibuat-buat. Karena agama Islam bersumber dari wahyu langit, yang diwariskan secara turun temurun dari Rasul Shollallaah ‘alaih wa sallam. kepada sahabat, dari sahabat kepada tabi`in, dari tabi`inkepada tabi` tabi`in, dari tabi` tabi`in kepada ulama salaf, dari ulama salaf dilanjutkan kepada ulama khalaf, yang seterusnya dilanjutkan kepada kita secara bersambungan. Ilmu agama bukan dari logika manusia, kesepakatan manusia, sebuah penelitian atau apapun bentuknya. Ijtihad yang dilakukan manusia pun butuh kepada dalil. Dalil naqly juga butuh kepada kesahihan dalil, yang juga butuh kepada sanad yang berkesinambungan (ittishal sanad)

4. Belajar adab

Di dalam majlis ilmu kita diajarkan dan dicontohkan oleh seorang `alim rabbani tentang adab sebagai seorang hamba Allah yang mesti beribadah kepada Allah, diantara ibadah itu adalah berakhlaq baik kepada semua yang ada di alam raya. Seorang ulama bahkan memesankan kepada anaknya: lihatlah adab si fulan sebelum engkau belajar ilmu darinya!”

Apa yang dicari dengan aktif di talaqqy?
Mensyukuri nikmat sehat, nikmat waktu, dan nikmat muda.
Berupaya mengikuti sirah yang telah ditorehkan oleh para “rijal”. Kalau pun tidak bisa seperti mereka, bisa meniru mereka adalah sebuah kebahagiaan terbesar yang telah diraih!
Mencari kesempatan untuk mendapatkan rahmat Allah, mencari ketenangan hati, mendapatkan naungan malaikat, berharap istighfar dari burung di udara, makhluq di daratan, ikan di dalam air, dan menjadi salah satu yang sedang berjuang fii sabiilillaah
Mempersiapkan bekal untuk menjadi pewaris para Nabi

Bagaimana mengatur waktu?

Apapun jadwal yang kita lakukan selain pendidikan formal, bagi kita jadwal-jadwal itu adalah jadwal yang bebas untuk menentukan dan memilihnya. Oleh karena itu kita lebih memiliki keleluasaan dalam menentukan jadwal yang kita lakukan. Bentrokan jadwal bisa saja terjadi, tapi kita bebas untuk menentukan satu diantara sekian program yang mungkin dilakukan. Dengan keleluasaan kita dan berpikir yeng cerdas, kita akan mampu menentukan kegiatan kita secara proporsional dan mampu menentukan skala prioritasnya.

Apa keunggulan aktif di talaqqy?
Bertemu dengan para ulama yang rabbani dan mendapatkan kesempatan menghadiririyaadhul jannah (taman-taman surga)
Menguasai bahasa arab lebih baik dan mengetahui maksud istilah-istilah yang biasa digunakan oleh para ulama zaman dahulu dan sekarang, sehingganya tidak salah dalam memahami ilmu syariat.
Terbangunnya sebuah malakah ilmiah (intellectual quotient) yang baik
Memperpendek waktu dalam belajar.

Copas from: http://wahabivssunni.blogspot.com/2012/05/pentingnya-belajar-ilmu-agama-secara.html

Minggu, 04 Januari 2015

Himka FK Undip Gelar Open Recruitment Pengurus Baru 2015



Foto: Ni’mah/ Keperawatan 2014
Suasana peserta Open Recruitment Departemen dan BK Himka FK Undip 2015 sedang menunggu giliran interivew di depan ruang 3F Lantai 3 Kampus Keperawatan Fakultas Kedokteran Undip, Sabtu (3/01).

Semarang - Departemen Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa Himpunan Mahasiswa Ilmu Keperawatan Fakultas­­­ Kedokteran Universitas Diponegoro (PSDM Himka FK Undip) bekerja sama dengan Bidang Kaderisasi Forum Silaturrahim Mahasiswa Muslim Ilmu Keperawatan (Fosimmik) dan Bidang HRD Kelompok Studi Islam Ilmu Keperawatan (KSIK) menyelenggarakan acara yang bertajuk Open Recruitment Departemen dan BK Himka FK Undip 2015 di Gedung Keperawatan Fakultas Kedokteran, Sabtu hingga Minggu (2-4/01).

Rangkaian acara oprec yang diawali dengan pendaftaran online sejak Jum’at (26/12) kemudian dilanjutkan pengumpulan berkas pendaftaran di ruang sekretariat Himka hingga Rabu (31/12) ini mampu menarik perhatian kurang lebih 100 mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan Undip angkatan 2013 dan 2014 untuk berorganisasi. Meskipun angka pendaftar tersebut lebih sedikit dibandingkan tahun kemarin, namun pihak Himka, Fosimmik dan KSIK optimis akan mendapatkan kader-kader yang hebat yang akan membangun organisasi-organisasi tersebut ke depannya.

“Meskipun pendaftarnya lebih sedikit dari tahun kemarin, tapi seleksinya tetap saja mendebarkan dan sangat ketat, harapannya sih semoga diterima di departemen yang saya pilih dan bisa menjalankan amanah dengan baik jika diterima nanti. Amin,” ungkap Diah, salah satu peserta oprec mahasiswa angkatan 2014 setelah melakukan interview pada hari Sabtu.

Sedangkan interview sendiri dilaksanakan sejak Jumat (2/01) hingga Sabtu (3/01) mulai pukul tujuh pagi hingga pukul lima sore untuk Fosimmik dan KSIK. Dan untuk Himka dilaksanakan tiga hari mulai hari Jumat hingga Minggu mendatang karena banyaknya peminat di Himka.

Dengan adanya regenerasi pengurus ini, Dian Eka Solehati selaku koordinator acara open recruitment berharap agar mahasiswa yang diterima nanti, baik di Himka, KSIK maupun Fosimmik dapat menjalankan tugasnya dengan baik, mau belajar, berproses, dan berkonstribusi maksimal serta berkomitmen penuh atas organisasi tersebut. “Meskipun di tahun ini peminat organisasi di jurusan mengalami penurunan tapi saya salut karena sejauh ini para pendaftar memiliki kedisiplinan yang cukup baik mulai dari pengumpulan berkas hingga kedatangan untuk interview,” tambah Dian. (Maftukhatun Ni’mah)